Sarana Meraih Cinta Allah (61) Memperbanyak Amal Shalih Di Sepuluh Awal Dzulhijjah

Telah valid dari Nabi ﷺ bahwa sepuluh awal dari bulan Dzulhijjah adalah hari-hari yang paling dicintai oleh Allah ﷻ. Dan jika seorang muslim menambah bagian dari amal-amal shalihnya, maka hal itu lebih utama di sisi Allah dari pada selain hari-hari itu. Dan sungguh Allah telah bersumpah dengannya di dalam Kitab-Nya.

 

Dia ﷻ berfirman,

 

وَٱلفَجرِ  ١ وَلَيَالٍ عَشرٍ  ٢

 

“Demi fajar, dan malam yang sepuluh.” (QS. Al-Fajr: 1-2)

 

Dan telah dikatakan bahwa sepuluh hari tersebut adalah sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan, akan tetapi di sepuluh awal Dzulhijjah adalah lebih rajih. Wallaahu a’lam.

 

Nabi ﷺ bersabda,

 

«مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ» يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ؟ قَالَ: «وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ، فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ»

 

“Tidak ada di antara hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini.” Yaitu hari-hari yang sepuluh (awal Dzulhijjah). Mereka berkata, ‘Ya Rasulullah, tidak juga berjihad di jalan Allah? Beliau bersabda, ‘Tidak juga berjihad di jalan Allah; kecuali seorang laki-laki yang keluar dengan jiwa dan hartanya, lalu tidak kembali sesuatupun darinya.” (HR. al-Bukhari)([1])

 

(Sumber: Mi-atu washilatin liyuhibbakallaahu warasuuluhuuSayyid Mubarok (Abu Bilal), dialih bahasakan oleh: Abu Rofi’ Muhammad Syahri)

______________________

Footnote:

([1]) Dan ini adalah lafazh Abu Dawud (2438)-pent

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *